Sandpaper is a common abrasive

Apa itu Bahan Abrasif?

671 View

Apa itu Bahan Abrasif?

Bahan abrasif adalah bahan yang digunakan untuk menghaluskan, menghaluskan, membersihkan, membentuk, atau memoles suatu permukaan. Permukaan halus sempurna yang dibutuhkan dalam cermin teleskop, misalnya, dihasilkan dengan menggiling sepotong kaca atau logam dengan bahan abrasif.

Salah satu bahan abrasif yang paling dikenal adalah amplas, kertas tebal yang dilapisi dengan lapisan tipis aluminium oksida atau silikon karbida. Amplas dapat dibuat dalam berbagai tingkatan, dari kasar hingga sangat halus.

Tingkat amplas tergantung pada ukuran partikel abrasif yang dikandungnya. Bahan abrasif dapat berupa bahan alami atau sintetis. Sampai abad kedua puluh, manusia menggunakan bahan alami, seperti batu pasir, kuarsa, ampelas, korundum, berlian, dan garnet, sebagai bahan abrasif.

Kemudian, pada tahun 1891, penemu Amerika Edward G. Acheson (1856–1931) memproduksi silikon karbida dengan memanaskan campuran tanah liat dan kokas. Selama 50 tahun, silikon karbida (juga dikenal sebagai Carborundum™) adalah zat terkeras kedua yang diketahui, setelah berlian.

Sifat ini membuatnya populer sebagai bahan abrasif. Senyawa sintetis lainnya, seperti aluminium oksida, boron karbida, dan boron nitrida juga digunakan sekarang sebagai bahan abrasif.

Skala mohs

Suatu bahan dapat berfungsi sebagai bahan abrasif selama bahan tersebut lebih keras dari bahan yang akan digunakan. Berlian adalah bahan abrasif terbaik karena lebih keras dari semua zat lainnya. Ukuran kekerasan suatu bahan adalah skala Mohs.

Skala 0-ke-10 ini dinamai ahli mineral Jerman yang menemukannya pada tahun 1822, Friedrich Mohs (1773-1839). Objek apa pun yang terdaftar pada skala Mohs dapat digunakan sebagai abrasif untuk objek lain dengan angka lebih rendah.

Aluminium oksida adalah bahan abrasif yang populer karena memiliki kekerasan Mohs 9, lebih tinggi daripada kebanyakan benda alami atau sintetis lainnya.

Aplikasi industri bahan abrasif

Industri menggunakan bahan abrasif dalam tiga bentuk dasar. Mereka dapat direkatkan ke bahan untuk membentuk alat padat seperti roda gerinda, silinder, cincin, cangkir, segmen, atau tongkat. Mereka dapat dilekatkan pada kertas, kain, plastik, atau bahan lain, seperti yang dilakukan dengan amplas. Atau mereka dapat digunakan dalam bentuk lepas, seperti ketika semprotan pasir digunakan untuk membersihkan permukaan bangunan selama sandblasting.

Apa itu Bahan Abrasif?
Amplas adalah bahan abrasif yang umum

Sebagian besar aplikasi industri bahan abrasif termasuk dalam salah satu dari empat kategori umum. Pembersihan melibatkan penghapusan kotoran dan ketidaksempurnaan dari permukaan suatu benda. Salah satu contohnya adalah penggunaan roda gerinda untuk menghaluskan permukaan logam.

Shaping adalah proses dimana bahan abrasif digunakan untuk menghasilkan bentuk yang diinginkan. Mengasah alat adalah contoh dari shaping. Sizing adalah sejenis pemolesan di mana bahan abrasif mengikis permukaan sampai memiliki bentuk yang tepat.

Pemotongan adalah pemisahan bahan menjadi dua bagian yang terpisah, seperti ketika gergaji berlian digunakan untuk memotong sepotong logam.

Baca Juga

Nol Mutlak

Leave a Reply

Your email address will not be published.