Apa Itu Lubang Hitam dan Bagaimana Proses Terbentuknya

1,361 views

Apa Itu Lubang Hitam dan Bagaimana Proses Terbentuknya

Lubang hitam adalah konsep astronomi yang menggambarkan area ruang dengan tarikan gravitasi kuat yang pada dasarnya “menghisap” di sekitarnya, dan tidak ada apa pun, bahkan cahaya tidak dapat lolos. Para ilmuwan berdebat apakah lubang hitam ada. Beberapa orang mengklaim bahwa lubang hitam hanya sebuah penjelasan yang diciptakan untuk sebuah fenomena yang tidak dapat dirasionalisasikan, yaitu hilangnya materi di ruang angkasa. Bagi yang lain, area ini sangat nyata. Tidak jelas persis bagaimana lubang itu terbentuk, tetapi kebanyakan ahli percaya bahwa itu terjadi sebagai konsekuensi dari kematian bintang. Lubang hitam sulit untuk di dokumentasikan, dan peneliti biasanya hanya dapat mengidentifikasi mereka dengan mengukur medan gaya dan output energi. Tidak seperti kebanyakan bintang dan entitas kosmis lainnya, mereka semua tidak terlihat oleh mata.

Apa Itu Lubang Hitam dan Bagaimana Proses Terbentuknya
Lubang hitam biasanya dikenal dengan konsentrasi massa mereka yang besar, yang memberi mereka tarikan gravitasi yang sangat besar.

Pembentukan
Lubang-lubang ini biasanya dikenal dengan konsentrasi massa yang sangat besar, yang memberi mereka tarikan gravitasi yang sangat besar. Sebagian besar astronom percaya bahwa lubang hitam terbentuk selama ratusan dan ribuan tahun setelah bintang-bintang mati. Ketika bintang-bintang terbakar, energi mereka bisa meledak ke dalam kosmos atau dikompresi dan dipadatkan ke ruang yang sangat kecil. Yang terakhir adalah apa yang kebanyakan peneliti pikirkan terjadi di awal.

Apa Itu Lubang Hitam dan Bagaimana Proses Terbentuknya
Lubang hitam biasanya dikenal dengan konsentrasi massa mereka yang besar, yang memberi mereka tarikan gravitasi yang sangat besar.

Ada banyak bintang di ruang angkasa, dan dari dekat mereka terlihat sangat berbeda dari kerlipan yang kebanyakan orang biasa lihat di langit. Kebanyakan dari mereka adalah bola api yang penuh energi. Matahari adalah bintang paling dekat ke Bumi, dan merupakan yang paling akrab bagi banyak orang, tetapi sebenarnya di sisi yang lebih kecil, para ilmuwan tidak berpikir matahari cukup besar untuk memiliki kapasitas untuk menciptakan lubang hitam pada saat kematiannya. Menurut sebagian besar data, bintang yang mati harus menimbang setidaknya sepuluh kali lebih banyak dari matahari untuk menciptakan area seperti itu.

Bagaimana Lubang ini Diidentifikasi
Meskipun para ilmuwan tidak dapat melihat rongga ini, ketika mereka menemukan area di ruang di mana sejumlah besar massa terkandung dalam volume kecil dan area gelap, kemungkinan ada lubang hitam di dekatnya. Sebagian besar waktu perhitungan ini dibuat secara matematis bukan melalui pengamatan langsung. Biasanya tidak ada yang bisa dilihat, tetapi sering ada banyak hal yang perlu dirasakan. Tidak ada orang atau kapal buatan manusia atau benda yang pernah diyakini telah menemukan salah satu lubang ini secara langsung, dan satu-satunya bukti keberadaan mereka datang melalui perhitungan dan derivasi rumus astronom. Mereka umumnya diyakini ada di dekat pinggiran galaksi, sangat jauh dari Bumi dan planet lain di tata surya yang teridentifikasi.

Demikian Apa Itu Lubang Hitam dan Bagaimana Proses Terbentuknya, semoga semakin memberi kita wawasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *