Apa Itu RNA(Ribonucleic acid)?

41 views

Apa Itu RNA(Ribonucleic acid)?

Ribonucleic acid (RNA) atau asam ribonukleat adalah rantai nukleotida yang ada dalam sel semua kehidupan. Rantai ini memiliki sejumlah fungsi penting bagi organisme hidup, mulai dari pengaturan ekspresi gen hingga bantuan untuk menyalin gen. Severo Ochoa, Robert Holley, dan Carl Woese semuanya memainkan peran penting dalam menemukan RNA dan memahami cara kerjanya, dan semakin banyak penelitian yang terus dilakukan.

Apa Itu RNA(Ribonucleic acid)?
Informasi terperinci yang terkandung dalam DNA diangkut dalam sel melalui asam ribonukleat (RNA).
Banyak orang yang mendengar tentang asam deoksiribonukleat (DNA), asam nukleat yang sering disebut sebagai “blok pembangun kehidupan” karena mengandung bahan genetik untuk organisme induknya. RNA sama pentingnya, bahkan jika itu kurang diketahui, karena memainkan peran penting dalam membantu DNA untuk menyalin dan mengekspresikan gen, dan untuk mengangkut materi genetik di dalam sel. RNA juga memiliki sejumlah fungsi tersendiri yang tidak kalah pentingnya.
 

Helai RNA memiliki tulang punggung yang terbuat dari kelompok fosfat dan ribosa, yang dapat ditempelkan empat basa. Keempat basa tersebut adalah adenin, sitosin, guanin, dan urasil. Tidak seperti DNA, RNA terdiri dari untai tunggal, dengan untaian melipat untuk memadatkan diri mereka ke ruang sempit sel. Banyak virus bergantung pada RNA untuk membawa materi genetik mereka, menggunakannya untuk membajak DNA sel yang terinfeksi untuk memaksa sel-sel itu melakukan apa yang diinginkan oleh virus.

Asam nukleat ini berperan dalam sintesis protein, duplikasi materi genetik, ekspresi gen, dan regulasi gen. Ada beberapa jenis dari RNA, antara lain RNA ribosom (rRNA), RNA transfer (tRNA), dan messenger RNA (mRNA), yang semuanya memiliki fungsi yang sedikit berbeda. Studi tentang berbagai jenis ini terkadang mengungkapkan informasi menarik. rRNA, misalnya, mengalami sedikit perubahan selama ribuan tahun, sehingga dapat digunakan untuk melacak hubungan antara berbagai organisme, mencari leluhur yang sama atau berbeda.

DNA berperan dalam sintesis RNA. Pada dasarnya, DNA berisi cetak biru untuk membuat RNA, jadi ketika sel membutuhkan lebih banyak, itu akan menarik informasi yang diperlukan dalam DNA dan mulai bekerja. Proses ini dikenal sebagai “transkripsi,” merujuk fakta bahwa informasi pada dasarnya disalin dari satu molekul ke molekul lain. Beberapa virus yang sangat licik, seperti HIV, mampu membalikkan transkripsi, yang berarti mereka dapat menerjemahkan RNA menjadi DNA. Obat-obatan yang menargetkan virus-virus semacam itu sering berfokus pada kemampuan transkripsi balik dari virus, bekerja untuk memblokirnya sehingga tidak dapat melakukan fungsi ini.

Demikian Apa Itu RNA(Ribonucleic acid)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *