Bagaimana Prinsip Kerja Mesin Cuci ?

224 views

Dalam kehidupan modern kita, kita menggunakan beberapa keajaiban teknologi untuk mengimbangi kecepatan yang meningkat dari dunia yang terus berkembang ini. Beberapa dari mereka tampak begitu mudah dioperasikan sehingga kita hampir tidak pernah bertanya-tanya bagaimana teknologi ini bekerja pada intinya. Salah satu contohnya adalah mesin cuci yang kita gunakan untuk membersihkan cucian kotor kita.

Bagaimana Prinsip Kerja Mesin Cuci ?

Cukup tambahkan air ke drum cuci, beberapa sendok deterjen, matikan beberapa nobs, dan membersihkan cucian setelah beberapa menit. Cukup sederhana bukan? Mungkin mengejutkan bagi kita bahwa meskipun mesin cuci tersedia sejak abad ke-19, baru pada tahun 2018 para ilmuwan berhasil mengungkap prinsip kerja mesin cuci. Ada interaksi yang kompleks antara tindakan mekanis dan kimiawi yang memungkinkan pembersihan di dalam mesin cuci. Sebelum kita memahami cara kerja mesin cuci, pertama-tama mari kita coba memahami peran deterjen dalam proses pembersihan.

Peran Deterjen dalam Mencuci pakaian

Dalam istilah kimia, deterjen dikenal sebagai surfaktan, kependekan dari zat aktif permukaan. Molekul deterjen dapat menempel pada dua jenis zat berbeda yang umumnya tidak berinteraksi satu sama lain, misalnya, minyak dan air. Biasanya, salah satu ujung molekul surfaktan bersifat hidrofobik (anti air), dan ujung lainnya bersifat hidrofilik (menarik air). Ketika deterjen dilarutkan dalam air, molekulnya mengatur dirinya sendiri dalam struktur bola yang disebut misel. Ekor hidrofobik misel ini menempel pada molekul kotoran atau lemak, sedangkan kepala hidrofilik menempel pada molekul air.

Bagaimana Prinsip Kerja Mesin Cuci ?

Pemahaman umum adalah bahwa tindakan rotasi mesin cuci akan menyebabkan larutan surfaktan ini mengalir melalui kain dan mengambil semua molekul kotoran yang bersembunyi di celah-celah, yang dapat dihilangkan dengan aliran air. Namun, penelitian terbaru menemukan sesuatu yang berbeda. Kain terbuat dari benang, yang pada gilirannya terbuat dari serat yang saling bertautan.

Sementara larutan surfaktan dapat dengan mudah melewati ruang antara benang jahit silang (antar ruang benang), ia tidak dapat melewati benang itu sendiri, khususnya, ruang antara serat yang saling bertautan (ruang benang Intra). Secara umum, rasio larutan deterjen yang dapat menembus ruang intra-benang hanya 0,1 persen dengan yang membersihkan kotoran yang menempel pada untaian antar benang.

Secara matematis, ini akan memakan waktu beberapa jam untuk membersihkan kotoran yang menempel di antara pori-pori intra-benang, namun, kotoran yang terkumpul entah bagaimana berhasil keluar dari ruang kecil ini hanya dalam beberapa menit di dalam mesin cuci. Komunitas ilmiah menangani ketidakkonsistenan ini sebagai “masalah inti yang stagnan”. Di sinilah siklus bilas mesin cuci berperan.

Prinsip Kerja Mesin Cuci

Di permukaan, mencuci pakaian adalah proses yang sangat mudah. Namun dalam istilah teknis, proses ini disebut sebagai agitasi. Ini adalah proses meningkatkan kontak cairan dengan menggunakan sirkulasi paksa atau gerakan periodik lainnya (seperti mengaduk). Di mesin cuci, agitasi menyebabkan pakaian bergerak maju mundur di dalam air bercampur detergen, saling bergesekan untuk membantu menghilangkan noda.

Bagaimana Prinsip Kerja Mesin Cuci ?

Proses ini hanya efisien dalam membersihkan ruang antar-benang dan bukan pori-pori intra-benang. Pembersihan lebih lanjut dilakukan dengan sesuatu yang disebut difusiophoresis. Ini adalah gerakan spontan partikel atau molekul koloid dalam suatu fluida, yang diinduksi oleh gradien konsentrasi zat yang berbeda. Tindakan pembilasan dari mesin cuci membersihkan misel yang mengandung kotoran, menciptakan gradien konsentrasi kimiawi di sekitar misel yang menahan molekul kotoran yang menempel di dalam pori-pori intra-benang. Selain itu, medan listrik yang dikembangkan dengan memasukkan surfaktan anionik juga membantu menghilangkan kotoran.

Komponen Mesin Cuci

Drum bagian dalam: Di sinilah kita meletakkan pakaian saat kita siap mencuci. Seseorang dapat melihat bahwa drum ini berputar sedikit ketika kita menyentuhnya, dan ada banyak lubang yang dilubangi ke dalam drum. Ini memungkinkan air masuk dan mencuci pakaian.

Bagaimana Prinsip Kerja Mesin Cuci ?

Bilah Pengayuh: Ini adalah bilah yang terletak di tepi drum dan membantu memindahkan pakaian kita saat dicuci.

Agitator: Ini lebih umum terjadi pada mesin beban atas dan merupakan dayung di tengah yang membantu membalikkan pakaian di dalam air sabun.

Drum luar: Drum ini tidak terlihat saat kita melihat ke dalam mesin cuci, tetapi ada drum lain yang menahan air saat drum bagian dalam atau agitator berputar. Bagian ini benar-benar kedap air untuk mencegah mesin kita bocor ke seluruh kamar mandi.

Termostat dan elemen pemanas: Ini mengontrol suhu air dan memanaskan air ke suhu yang ditentukan. Pompa: Ini menghilangkan air dari drum setelah pencucian.

Programmer: Ini mengontrol mesin cuci melalui semua langkah mulai dari mencuci hingga membilas dan memeras.

Pipa dan katup: Ini memungkinkan air masuk dan keluar dari mesin cuci

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *