Mengapa Ban Warnanya Hitam?

213 View

Mengapa Ban Warnanya Hitam?

Ban mendapatkan warna hitam karena zat yang dikenal sebagai “karbon hitam”, yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan ban. Ketika kita sedang berkendara di jalan menuju kota yang lebih berwarna. Semua rumah dan bangunan di sekitarnya dicat dengan warna dan corak yang berbeda. Semua orang dan segala sesuatu di sekitar kita terciprat dalam warna yang berbeda, kecuali satu hal yaitu ban.

Mengapa Ban Warnanya Hitam?

Tidak peduli di mana kita melihat, ban semua kendaraan di sekitarnya berwarna hitam. Ketika segala sesuatu di dunia ini begitu berwarna, mengapa semua ban harus berwarna hitam? Sebelum kita masuk ke dalam studi tentang hitamnya ban, kita perlu memahami dari mana karet (digunakan untuk membuat ban) itu berasal. Untuk memahami hal ini, kita perlu memulainya di hutan-hutan Asia Tenggara.

Bagaimana karet diperoleh?

Karet secara alami diperoleh dari zat putih lengket yang dikenal sebagai lateks yang berasal dari getah pohon. Lateks bersifat lengket, seperti susu, dan berwarna putih. Untuk menghilangkan lateks dari pohon karet, pemanen harus membuat sayatan ke dalam kulit kayu. Setelah sayatan ini dibuat, cairan putih muncul dan mulai mengalir ke bawah luka. Cairan putih ini disimpan dan kemudian ditambahkan asam untuk membuat karet alam.

Mengapa Ban Warnanya Hitam?
Lateks yang jatuh dari pohon karet
Temperatur harus tepat agar lateks keluar dari pohon dengan baik, yang hanya terjadi saat cuaca cukup dingin. Jika suhu terlalu panas, lateks menjadi padat dan tidak dapat mengalir ke bawah pohon. Inilah sebabnya mengapa pemanen bekerja dari jam 2-5 pagi, saat suhu paling dingin.

Mengapa ban berwarna hitam?

Dari rimbunnya hijaunya hutan Asia Tenggara, kita kemudian harus mengunjungi pabrik pembuatan ban untuk melanjutkannya. Apa yang pertama kita lihat adalah gumpalan besar karet putih alami memasuki mesin. Ya, karet alamnya masih berwarna putih. Kemudian kita akan melihat pekerja menambahkan beberapa karet sintetis, yang juga tidak berwarna hitam. Pertanyaannya masih tersisa. Langkah selanjutnya dalam proses ini adalah di mana perubahan warna terjadi, ketika para pekerja menambahkan “karbon hitam.”
Mengapa Ban Warnanya Hitam?
Karbon hitam adalah zat bubuk yang membuat ban menjadi hitam.

Karbon hitam hanyalah karbon dalam bentuk partikel kecil. Ini adalah produk sampingan dari bahan bakar fosil yang mengalami pembakaran tidak sempurna. Karbon hitam adalah salah satu zat paling hitam di dunia dan merupakan bahan yang memberi warna hitam pada ban kita. Sekarang, kita mungkin memiliki pertanyaan baru, apa kegunaan karbon hitam? Karbon hitam dikenal karena kemampuannya untuk bertindak sebagai bahan penguat. Karbon hitam meningkatkan kekuatan ban, sekaligus meningkatkan daya tahannya. Karbon hitam juga membantu menghilangkan panas dari bagian-bagian penting ban, seperti area tapak dan sabuk. Ketika ban berjalan di jalan atau permukaan apa pun, panas dihasilkan karena gesekan. Panas ini dapat merusak ban karet dan mengurangi umurnya.

Apakah ban selalu hitam?

Setelah mengetahui bahwa karet alam putih berubah menjadi hitam selama pembuatan karena karbon hitam, kita mungkin bertanya-tanya apakah ban selalu berwarna hitam. Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita sedikit ke masa lalu. Bagaimana dengan New York tahun 1900-an? Meskipun tidak terlalu banyak mobil di sekitar selama periode ini, yang ada, bersama dengan operator lain yang menggunakan ban karet, memiliki ban berwarna putih! Jadi ban tidak selalu hitam!

Mengapa Ban Warnanya Hitam?
Ban mobil pertama berwarna putih
Pada hari-hari awal ban karet, mereka sebenarnya dibuat dalam warna putih, dan kemudian, untuk meningkatkan kekuatannya, mereka dilapisi dengan jelaga yang membuatnya menjadi hitam. Perlahan, setelah bertahun-tahun penelitian dan produksi, jelaga digantikan oleh karbon hitam, menjaga warna hitam ban tetap ikonik dan hampir universal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.