Mengapa Burung Hantu Bisa Melihat di Kegelapan

1,641 views

Mengapa Burung Hantu Bisa Melihat di Kegelapan

Burung hantu memiliki penglihatan binokular, yang berarti bahwa pandangan yang mereka lihat dengan setiap mata tumpang tindih. Jenis penglihatan ini membantu burung hantu mengetahui jarak dari tempat dia bertengger di pohon ke tikus di bawah. Misalnya kita mencoba menutup satu mata, lalu kita meraih sebuah benda yang berjarak satu lengan. Sulit untuk tahu persis seberapa jauh jangkauannya, bukan? Burung hantu dapat mengalihkan fokus dari jarak dekat ke jauh dengan sangat cepat. Mereka bisa memperbesar tikus sejauh 200 yard.

Mengapa Burung Hantu Bisa Melihat di Kegelapan

Burung hantu bersifat
binokular, yang artinya mereka aktif di malam hari. Mata besar mereka memiliki fitur-fitur khusus yang membantu makhluk-makhluk ini berburu dalam kegelapan.

Seekor burung hantu tidak bisa menggerakkan matanya di rongganya, itu bisa terlihat lurus ke depan. Tapi burung hantu memiliki leher yang sangat panjang dan lentur. Ia bisa memutar kepalanya sejauh mungkin untuk melihat apa yang terjadi di belakangnya. Bahkan, seekor burung hantu bisa menggerakkan kepalanya hingga 270 derajat tanpa menggerakkan tubuhnya.

Mata burung hantu bagus dalam menggunakan cahaya yang sangat sedikit. Beberapa, seperti burung hantu tawny, dapat melihat cahaya 100 kali lebih terang dari yang kita bisa. Pembukaan pada mata yang memungkinkan cahaya disebut pupil. Pada malam hari, pupil burung hantu terbuka lebar untuk membiarkan cahaya sebanyak mungkin. Cahaya itu mengenai detektor cahaya besar di bagian belakang mata yang disebut retina.

Mengapa Burung Hantu Bisa Melihat di Kegelapan

Burung hantu bisa memutar kepala mereka hampir sepanjang sudut
Retina terdiri dari sel-sel kecil yang disebut batang dan kerucut yang merasakan berbagai jenis cahaya. Kerucut melihat cahaya terang dan warna. Sel-sel batang dapat melihat dalam cahaya redup dan di malam hari, tetapi mereka tidak melihat warna. Misalnya, cobalah mencari kaos biru di lemari gelap di ruangan gelap. Cukup sulit untuk dilakukan, bukan? Hewan nokturnal memiliki lebih banyak batang daripada kerucut, sehingga mereka melihat dengan baik di malam hari, tetapi dengan warna yang lebih sedikit.
Kadang-kadang mata burung hantu tampak bersinar di malam hari karena batang dan kerucut tidak menangkap semua cahaya. Ini disebut eyeshine. Ini terjadi karena lapisan mirip cermin di belakang retina yang disebut tapetum. Beberapa cahaya yang memasuki mata melewati retina tanpa diserap oleh sel. Tapetum memantulkan kembali cahaya ke mata, memberikan sel retina kesempatan kedua untuk menyerapnya. Bahkan sedikit cahaya yang menyinari mata akan membuat mereka bersinar. Ikan paus, rusa, kucing, hiu, buaya, kelelawar pemakan buah, dan beberapa ular juga memiliki eyeshine ini.

Beberapa orang berpikir burung hantu tidak bisa melihat dengan baik pada siang hari, tetapi itu tidak benar. Mata burung hantu menyesuaikan dengan jumlah cahaya yang masuk, persis seperti milik kita. Pupil mereka terbuka lebar di malam hari, dan menutup rapat di siang hari. Mereka memiliki tiga kelopak mata, satu untuk berkedip, satu untuk tidur dan satu lagi untuk menjaga mata aman. Semua lapisan ini melindungi sel-sel mata yang sensitif dari sinar matahari yang cerah. Banyak hewan, termasuk burung hantu, menggabungkan kemampuan mereka untuk melihat di malam hari dengan indra tajam lainnya untuk berburu dan menghindari diburu. Dan meskipun burung hantu harus bangga dengan kemampuan berburu mereka, tetapi tikus-tikus mungkin tidak terlalu menghargai keterampilan itu.

Demikian Mengapa Burung Hantu Bisa Melihat di Kegelapan, semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *